mediapamekasan.com

Selasa, 28 Juni 2022

Polres Pamekasan Meraih Juara 1 Kategori Tim Duelling Plate di Kejuaran Menembak Piala Kapolresta Malang Kota

Polres Pamekasan Meraih Juara 1 Kategori Tim Duelling Plate di Kejuaran Menembak Piala Kapolresta Malang Kota

featured image
PAMEKASAN – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-76 tahun 2022, telah digelar Kejuaraan Menembak Piala Kapolresta Malang Kota Pada hari sabtu (25/6), bertempat di Lapangan Tembak Kodam V Brawijaya, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Peserta yang mengikuti Kejuaraan menembak sebanyak 500 peserta terdiri dari unsur TNI- Polri di wilayah Jatim dan beberapa peserta dari luar Polda Jatim antara lain Polda DIY, Polda Bali, dan Polda Jateng serta masyarakat umum yang tergabung dalam komunitas menembak Perbakin.

Adapun katagori Kejuaraan Menembak diantaranya terdiri dari katagori VIP Duelling Plate, Tim Duelling Plate, Hand Gun Divisi Open, kelas Standart, kelas Production perorangan Duelling Plate.

Untuk kategori Tim Duelling Plate, Juara 1 diraih oleh Polres Pamekasan, Juara 2 Yon Ko Armada dan Juara 3 Yon Arhanud 2 ABW 2 Kostrad.

Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto mengucapkan syukur, “ Alhamdulillah “ Polres Pamekasan bisa meraih Juara 1 Kategori Tim Duelling Plate dalam kejuaran Menembak Piala Kapolresta Malang Kota dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-76 tahun 2022.

Digelarnya kejuaraan menembak tersebut bisa dijadikan wahana untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi khususnya bagi yang memiliki hobi menembak. Serta untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan sinergi TNI-Polri terutama dengan seluruh lapisan masyarakat, ucap Kapolres Pamekasan

” Kami Polres Pamekasan sangat merindukan event menembak seperti ini, karena sudah hampir dua tahun ini vakum, Apa yang sudah di lakukan oleh Polresta Malang Kota ini patut diberi apresiasi.” Tuturnya, selasa (28/6/2022).

 
Raih WTP Sembilan Kali Berturut-turut, Kapolri: Komitmen Penggunaan Keuangan Negara Secara Transparan

Raih WTP Sembilan Kali Berturut-turut, Kapolri: Komitmen Penggunaan Keuangan Negara Secara Transparan

featured image
 

Raih WTP Sembilan Kali Berturut-turut, Kapolri: Komitmen Penggunaan Keuangan Negara Secara Transparan

Jakarta - Mabes Polri kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) untuk yang kesembilan kalinya secara berturut-turut.

Mendapatkan predikat tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan, hal ini merupakan wujud komitmen dari institusi Korps Bhayangkara yang selalu transparan dan akuntabel dalam menggunakan keuangan negara.

"Tentunya ini menjadi komitmen kami, untuk di tahun-tahun berikutnya. Kami akan terus berkomitmen terkait dengan pemanfaatan dan penggunaan keuangan negara secara transparan dan akuntabel serta bisa dipertanggungjawabkan,"kata Sigit usai meraih predikat WTP dari BPK di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (28/6/2022).

Lebih dalam, Sigit menekankan, dengan capaian WTP kesembilan kalinya ini, kedepan Polri akan terus mengawal seluruh kebijakan Pemerintah hingga mendorong pemasukan atau peningkatan anggaran APBN.

"Kami juga selalu ikut mendorong dari sisi PNBP dan mengawal seluruh kebijakan pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi, menjaga agar APBN tetap bisa berjalan baik di situasi yang penuh ketidakpastian ini, dengan mengawal melalui berbagai strategi tranformasi ekonomi," ujar eks Kabareskrim Polri ini.

Sementara itu, Sigit juga menegaskan, Polri akan terus berkomitmen untuk melaksanakan seluruh rekomendasi yang diberikan oleh BPK RI sebagai bentuk pertanggungjawaban sebagaimana dalam aturan Undang-Undang (UU) yang berlaku.

"Sekali lagi terima kasih atas opini yang telah diberikan kepada kami. Kami akan terus melakukan perbaikan untuk tahun-tahun ke depan," ucap eks Kapolda Banten itu.

Kesempatan yang sama, Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara I BPK RI Nyoman Adhi Suryadhnyana menyebutkan bahwa, perolehan predikat WTP sembilan kali berturut-turut yang diterima Polri merupakan suatu prestasi dari institusi negara.

"Hasil dari pemeriksaan tersebut, saat ini kepolisian RI memperoleh predikat wajar tanpa pengecualian atau WTP dan ini adalah perolehan yang kesembilan kali berturut turut, suatu prestasi yang membanggakan. Pak Kapolri beserta seluruh jajaran, dalam melaksanakan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara secara akuntabel dan transparan," kata Adhi.

Adhi berharap, kedepan prestasi yang diperoleh Polri ini dapat dipertahankan. Mengingat, menurutnya, kepolisian selain melaksanakan tugas dan fungsi utamanya, juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penerimaan negara, khususnya dari penerimaan negara bukan pajak atau PNBP bagi negara.

"Sehingga Kepolisian RI adalah suatu institusi yang memberikan pengaruh yang signifikan terhadap laporan keuangan pemerintah pusat secara keseluruhan," tutup Adhi.
Wakapolri Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al Kostoeri

Wakapolri Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al Kostoeri

featured image









JAKARTA— Wakaplri Komjen Gatot Eddy Pramono melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Kastoeri, Jalan Sri Sejahtera Kelurahan Agrowisata Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (28/6).





Didampingi Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal dan Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, Wakapolri juga menandatangani prasasti sebagai tanda akan dibangunnya masjid tersebut.





Masjid Al Kastoeri dibangun di atas lahan seluas 5.170 M3 dengan lebar bangunan 1.050 M3, terdiri dari lebar 30 M dan panjang 35 M serta bernuansakan Timur Tengah.





Kemudian, masjid ini memiliki empat pilar tegak dalam masjid dengan kapasitas daya tampung jemaah sebanyak 1.388 orang jemaah.





Selain itu, juga akan berdiri rumah tahfiz bernuansa Melayu khas Riau, dengan luas bangunan 260 M3, memiliki luas lebar 26 M dan panjang 10 M. Terdiri dari dua ruangan, satu ruangan santri dan satu ruangan ustadz.





Wakapolri mengharapkan, pembangunan masjid ini dapat berjalan lancar dan sesuai rencana. Selain itu pula diharapkan dapat meningkatkan ibadah dan ketakwaan kepada Allah.





"Meski tidak lahir di Pekanbaru, tapi saya dari kecil dan besar di Pekanbaru, Riau ini. Kita harapkan pembangunan masjid ini berjalan lancar dan diharapkan pula dengan pembangunan masjid ini dapat meningkatkan ketakwaan kita," kata Komjen Pol Gatot Eddy Pramono.





Dalam kesempatan yang sama, Wagub Riau Edy Natar Nasution yang turut hadir di acara tersebut menyampaikan, atas nama Pemprov Riau mengucapkan selamat datang kepada Wakapolri di Bumi Melayu Lancang Kuning ini.





Selain itu terang Edy Natar, Pemprov Riau juga memberikan apresiasi yang besar atas kontribusi dan kiprah nya dalam baktinya dan kontribusinya dalam pembangunan Masjid Al Kastoeri.





“Alhamdulillah hari ini kita dapat hadir dalam peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Kastoeri, semoga ini dapat menegakkan ketakwaan kepada Allah," kata Edy Natar.

Polisi Peduli,Balita Kelainan Jantung Mendapat Bantuan Sosial dari Polres Bojonegoro

Polisi Peduli,Balita Kelainan Jantung Mendapat Bantuan Sosial dari Polres Bojonegoro

featured image
*Polisi Peduli,Balita Kelainan Jantung Mendapat Bantuan Sosial dari Polres Bojonegoro*

BOJONEGORO - Tak pernah diharapkan sebelumnya oleh keluarga sederhana yang tinggal di Desa Purwosari Rt. 01/Rw. 02 Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro ini memiliki anak yang sejak kecil menderita kelainan jantung ( jantung bocor….red).

Sepasang suami istri yakni Siswanto dan Sunarsih tersebut mengaku hanya bisa berserah kepada Tuhan atas kondisi yang diberikanNya saat ini.

Tanpa disangka pada hari Jumat sore sekira pukul 16.00 WIB sepasang suami istri ini dikejutkan dengan rombongan dari Polres Probolinggo yang mendatangi rumahnya.

“Kami awalnya kaget dan takut ada bapak – bapak Polisi datang ke rumah kami ini mas,”ujar Siswanto ayah dari Muhammad Iqbal Firmasnyah (13 bulan).

Siswanto menceritakan ternyata yang datang itu adalah Kapolres Bojonegoro, AKBP Muhammad didampingi Kasat Binmas, Kapolsek Purwosari, Camat Purwosari, Kepala Desa Purwosari, Bhabinkamtibmas/Babinsa Desa Purwosari dan Tim Kesehatan dari Rumah Sakit Bhayangkara Bojonegoro.

Kedatangan Kapolres Bojonegoro tersebut untuk memberikan bantuan sosial berupa tali asih dan pengobatan Muhammad Iqbal Firmansyah yang masih berusia 13 bulan dengan menderita kelainan jantung.

“Kami bersyukur dan terimakasih kepada bapak – bapak Polisi yang sudah mempedulikan kami dan anak kami ini,”ujar Siswanto sambil senyum menahan haru.

Sementara itu Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad saat dikomfirmasi membenarkan informasi dari keluarga Siswanto.

“Iya, itu kegiatan kami pada hari Jumat (24/6) yang lalu sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat dan memberikan support pada keluarga tersebut karena kondisinya yang memang perlu bantuan,”kata AKBP Muhammad saat dikomfirmasi melalui selullar,Selasa (28/6/22).

AKBP Muhammad menambahkan pihaknya bersama Tiga Pilar Desa Purwosari tetap bekerjasama untuk memantau kondisi balita Muhammad Iqbal Firmasyah yang berusia 13 bulan yang menderita sakit jantung dan saat ini di rawat kedua orang tuanya.

“Tiga Pilar bersama sama untuk memantau perkembangan kondisi adik Muhammad Iqbal Firmasyah,”ujar AKBP Muhammad. (**19/wf)
Polres Probolinggo Kota Berhasil Mengamankan Sindikat Pencurian Hewan Ternak di 16 TKP

Polres Probolinggo Kota Berhasil Mengamankan Sindikat Pencurian Hewan Ternak di 16 TKP

featured image
 

KOTA PROBOLINGGO - Komplotan pencuri ternak yang biasa beroperasi di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota, berhasil diringkus.

Dalam keterangan resmi Polres Probolinggo Kota, kemarin Senin (27/6/22), selain berhasil mengamankan' barang bukti berupa 2 ekor sapi, polisi juga berhasil membekuk 3 tersangka.

“Ketiganya komplotan dan memiliki peran berbeda dalam aksinya. Belum semua tertangkap. Masih ada tiga lainnya dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yang kita kejar,” ujar Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa’bani.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa'bani menyampaikan bahwa modus para pelaku yaitu secara bersama-sama melakukan pengerusakan kandang atau tempat hewan ternak yang akan dicuri dengan menggunakan alat bisa berupa linggis dan alat lainnya.

"Dari hasil penyelidikan dan penyidikan untuk hewan ternaknya sendiri kami baru mendapatkan 2 ekor sapi kemudian alat perusak untuk melakukan perusakan kandang dan tali untuk menarik sapinya," kata AKBP Wadi Sa'bani, Senin (27/6).

Kapolres Probolinggo Kota menambahkan hasil pengembangan Polisi, para tersangka pernah beroperasi di 16 tempat kejadian perkara (TKP).

“Sekitar tujuh bulan lalu diantaranya pencurian sapi di Kelurahan Wonoasih, dan Kedopok, lalu pencurian kambing di Jrebeng Lor,”tambah AKBP Wadi.

Kapolres Probolinggo Kota juga mengungkapkan pencurian hewan ternak menjadi fokus pihaknya dalam mencegah aksi kriminalitas di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota,

“Tiga orang yang saat ini berhasil kita amankan atas nama SS (19), IS (27) dan SW (54) berikut barang buktinya,”jelas AKBP Wadi.

Untuk barang bukti berupa sapi kata Kapolres Probolinggo Kota saat ini dititipkan kepada pemiliknya.

“Nanti pada saat kasus ini berlanjut ke penuntutan maka barang bukti siap kami hadirkan,"ujarnya.

Kepada masyarakat Kapolres Probolinggo Kota juga menghimbau agar jangan segan lapor Polisi jika ternaknya hilang dicuri.

“Kita akan lakukan pengungkapan dan beri efek jera kepada pelaku,”tegas AKBP Wadi.

Sementara itu untuk tersangka dikenai pasal 363 KUHP ayat 1e, 3e dan 4e, Ayat tersebut menyatakan ada unsur-unsur pemberatan dari pencurian dengan ancaman hukuman 7 sampai 9 tahun penjara. (**19/hms).
Polisi Peduli,Balita Kelainan Jantung Mendapat Bantuan Sosial dari Polres Bojonegoro

Polisi Peduli,Balita Kelainan Jantung Mendapat Bantuan Sosial dari Polres Bojonegoro

featured image
*Polisi Peduli,Balita Kelainan Jantung Mendapat Bantuan Sosial dari Polres Bojonegoro*

BOJONEGORO - Tak pernah diharapkan sebelumnya oleh keluarga sederhana yang tinggal di Desa Purwosari Rt. 01/Rw. 02 Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro ini memiliki anak yang sejak kecil menderita kelainan jantung ( jantung bocor….red).

Sepasang suami istri yakni Siswanto dan Sunarsih tersebut mengaku hanya bisa berserah kepada Tuhan atas kondisi yang diberikanNya saat ini.

Tanpa disangka pada hari Jumat sore sekira pukul 16.00 WIB sepasang suami istri ini dikejutkan dengan rombongan dari Polres Probolinggo yang mendatangi rumahnya.

“Kami awalnya kaget dan takut ada bapak – bapak Polisi datang ke rumah kami ini mas,”ujar Siswanto ayah dari Muhammad Iqbal Firmasnyah (13 bulan).

Siswanto menceritakan ternyata yang datang itu adalah Kapolres Bojonegoro, AKBP Muhammad didampingi Kasat Binmas, Kapolsek Purwosari, Camat Purwosari, Kepala Desa Purwosari, Bhabinkamtibmas/Babinsa Desa Purwosari dan Tim Kesehatan dari Rumah Sakit Bhayangkara Bojonegoro.

Kedatangan Kapolres Bojonegoro tersebut untuk memberikan bantuan sosial berupa tali asih dan pengobatan Muhammad Iqbal Firmansyah yang masih berusia 13 bulan dengan menderita kelainan jantung.

“Kami bersyukur dan terimakasih kepada bapak – bapak Polisi yang sudah mempedulikan kami dan anak kami ini,”ujar Siswanto sambil senyum menahan haru.

Sementara itu Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad saat dikomfirmasi membenarkan informasi dari keluarga Siswanto.

“Iya, itu kegiatan kami pada hari Jumat (24/6) yang lalu sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat dan memberikan support pada keluarga tersebut karena kondisinya yang memang perlu bantuan,”kata AKBP Muhammad saat dikomfirmasi melalui selullar,Selasa (28/6/22).

AKBP Muhammad menambahkan pihaknya bersama Tiga Pilar Desa Purwosari tetap bekerjasama untuk memantau kondisi balita Muhammad Iqbal Firmasyah yang berusia 13 bulan yang menderita sakit jantung dan saat ini di rawat kedua orang tuanya.

“Tiga Pilar bersama sama untuk memantau perkembangan kondisi adik Muhammad Iqbal Firmasyah,”ujar AKBP Muhammad. (**19/wf)
Selamatkan Korban Laka Laut, 2 Nelayan Dapat Penghargaan Kapolres Malang

Selamatkan Korban Laka Laut, 2 Nelayan Dapat Penghargaan Kapolres Malang

featured image
POLRES MALANG - Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat memberikan penghargaan kepada dua orang nelayan sang penemu serta penolong 3 orang nelayan yang sempat terombang-ambing di perairan Laut Hindia Selatan selama 8 hari.

Diketahui bahwa ke 3 nelayan yang berhasil diselamatkan yaitu seorang nahkoda, Jauhari dan 2 anak buah kapal, Adi Nur Maulana serta Zaini. Semuanya berasal dari Dusun Sendang Biru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.

Awalnya para korban dengan menggunakan KMN Evaldi 01 berangkat melaut menuju rumpon yang berjarak 103 mil, dari Dusun Sendang Biru, pada Rabu (4/5/2022). Selanjutnya tiba di rumpon, Jumat (6/5/2022). Kemudi sekira pukul 01.30 WIB, terjadi kecelakaan.

Kapal korban (KMN Evaldi 01) ditabrak oleh jenis kapal sekoci tidak dikenal di sisi haluan kiri depan. 30 menit kemudian kapal mereka tenggelam. Setelah itu para korban berupaya menyelamatkan diri dengan menaiki box ikan kurang lebih selama 8 hari.

Penyelamatan para korban bermula dari Jauhari, karena dia yang pertama ditemukan, tepatnya pada Jumat (13/5/2022), oleh KMN Mega Buana dan langsung dievakuasi ke Sendang Biru.

Sedangkan Adi Nur Maulana dan Zaini ditemukan pada Sabtu (14/5/2022), setelah warga dan petugas Sat Polair Polres Malang dan Pos AL Sendang Biru mendapat kabar dari Jauhari.

"Saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada bapak Bahtiar dan bapak Asran, beliau berdua adalah nelayan yang telah membantu tugas kepolisian dalam menangani korban laka laut," ucap Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat di Lapangan Satya Haprabu, Mapolres Malang,Senin (27/6/22).

"Kita tahu bahwa pantai kita termasuk dalam gugus pantai selatan, yang memiliki arus luar biasa. Sudah beberapa kali kita menemukan kasus laka laut dan juga korban tenggelam yang menyebabkan korban jiwa," lanjutnya.

Sementara itu Bahtiar, salah satu nelayan yang menyelamatkan korban mengungkapkan banyak terimakasih kepada Kapolres Malang yang telah memberikan penghargaan ini.

"Kami tak menyangka akan mendapatkan perhargaan ini padahal niat kami adalah menolong. tapi, di mata Pak Kapolres itu adalah peduli kemanusiaan dan telah membantu tugas kepolisian," ungkap Bahtiar.
banner