mediapamekasan.com

Jumat, 20 Mei 2022

Aksi Nyata Bhabinkamtibmas Polres Probolinggo Cegah Wabah DBD

Aksi Nyata Bhabinkamtibmas Polres Probolinggo Cegah Wabah DBD

featured image









PROBOLINGGO, Imbas maraknya wabah demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, direspon cepat oleh Polres Probolinggo.





Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Dringu Polres Probolinggo, Aipda Isana Reny melakukan aksi nyata menggelar kegiatan fogging di Desa Mranggonlawang Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, pada Kamis (19/5/2022) pagi.





Pengasapan (fogging) yang dilakukan di rumah-rumah warga di tingkat RT hingga desa tersebut menggunakan alat fogging, melalui kolaborasi antara Polres Probolinggo dengan Puskesmas Dringu dan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo





"Fogging ini sebagai bentuk kepedulian Polri dan aksi nyata terhadap masyarakat guna mengantisipasi maraknya wabah DBD," ucap Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi





Lebih lanjut, Kapolres Probolinggo menambahkan, Kepolisian terus berkoordinasi dan kolaborasi dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan fogging diseluruh wilayah Kabupaten Probolinggo, diharapkan kegiatan pencegahan ini dapat mewujudkan Kabupaten Probolinggo bebas dari wabah DBD.





Selain fogging, ada beberapa cara untuk mengantisipasi wabah DBD, diantaranya melalui program 3M (Mengubur, Menguras, dan Menutup), PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk), dan melalui Jumantik (Juru Pemantau Jemantik).





"Beberapa program antisipasi wabah DBD dan penyemprotan fogging ini akan terus kami lakukan, terutama di beberapa fasilitas umum dan pemukiman warga yang rawan akan wabah DBD," ungkap Kapolres Probolinggo.





Sementara itu, Bhabinkamtibmas Aipda Isana Reny mengungkapkan Desa Mranggonlawang adalah desa binaannya yang terus dipantau agar tidak terjadi wabah DBD di daerahnya.





"Kami mengapresiasi kepada warga Desa Mranggonlawang yang telah mendukung program fogging yang digelar oleh Polres Probolinggo dan Dinas Kesehatan dalam upaya pencegahan wabah DBD," pungkas Aipda Isana Reny. (Moki)

Aksi Nyata Bhabinkamtibmas Polres Probolinggo Cegah Wabah DBD

Aksi Nyata Bhabinkamtibmas Polres Probolinggo Cegah Wabah DBD

featured image









PROBOLINGGO, Imbas maraknya wabah demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, direspon cepat oleh Polres Probolinggo.





Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Dringu Polres Probolinggo, Aipda Isana Reny melakukan aksi nyata menggelar kegiatan fogging di Desa Mranggonlawang Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, pada Kamis (19/5/2022) pagi.





Pengasapan (fogging) yang dilakukan di rumah-rumah warga di tingkat RT hingga desa tersebut menggunakan alat fogging, melalui kolaborasi antara Polres Probolinggo dengan Puskesmas Dringu dan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo





"Fogging ini sebagai bentuk kepedulian Polri dan aksi nyata terhadap masyarakat guna mengantisipasi maraknya wabah DBD," ucap Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi





Lebih lanjut, Kapolres Probolinggo menambahkan, Kepolisian terus berkoordinasi dan kolaborasi dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan fogging diseluruh wilayah Kabupaten Probolinggo, diharapkan kegiatan pencegahan ini dapat mewujudkan Kabupaten Probolinggo bebas dari wabah DBD.





Selain fogging, ada beberapa cara untuk mengantisipasi wabah DBD, diantaranya melalui program 3M (Mengubur, Menguras, dan Menutup), PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk), dan melalui Jumantik (Juru Pemantau Jemantik).





"Beberapa program antisipasi wabah DBD dan penyemprotan fogging ini akan terus kami lakukan, terutama di beberapa fasilitas umum dan pemukiman warga yang rawan akan wabah DBD," ungkap Kapolres Probolinggo.





Sementara itu, Bhabinkamtibmas Aipda Isana Reny mengungkapkan Desa Mranggonlawang adalah desa binaannya yang terus dipantau agar tidak terjadi wabah DBD di daerahnya.





"Kami mengapresiasi kepada warga Desa Mranggonlawang yang telah mendukung program fogging yang digelar oleh Polres Probolinggo dan Dinas Kesehatan dalam upaya pencegahan wabah DBD," pungkas Aipda Isana Reny. (Moki)

Kamis, 19 Mei 2022

Berikan Himbauan Kamtibmas, Kapolsek Larangan Silaturrahmi ke Toga

Berikan Himbauan Kamtibmas, Kapolsek Larangan Silaturrahmi ke Toga

featured image


Polsek Larangan Polres Pamekasan – Demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman serta kondusif, Kapolsek Larangan Polres Pamekasan AKP Tamsil Efendi, SH. MM. bersama dengan Aipda Agus Salim. melaksanakan silaturahmi ke sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh lainnya yang ada di wilayah Kecamatan Larangan Kab. Pamekasan.

Kapolsek Larangan AKP Tamsil Efendi, SH. MM. melakukan silaturahmi dengan cara tatap muka dengan tokoh Agama KH. Ja’far Jamali pengasuh Yayasan Qurratul uyun di Dsn. Kebun Ds. Trasak Kecamatan Larangan Kab. Pamekasan.

“Peran serta toga, tomas, toda dan seluruh elemen masyarakat dibutuhkan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ucap Tamsil Efendi, SH. MM.

Kegiatan ini dilakukan oleh Kapolsek bersama anggotanya bertujuan untuk menjalin kemitraan dan kerja sama yang harmonis antara toga, tomas, toda maupun warga masyarakat dengan Kepolisian untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Larangan.

Kapolsek juga mengatakan,” Diharapkan dengan selalu bersilaturahmi ke Toga,Tomas,Toda tercipta kemitraan Polri dengan masyarakat sehingga tercipta komunikasi baik sehingga menciptakan situasi yang aman serta kondusif,” pungkasnya
Kapolres Pamekasan Hadiri Giat “Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba” di Universitas Trunojoyo

Kapolres Pamekasan Hadiri Giat “Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba” di Universitas Trunojoyo

featured image


PAMEKASAN – Peredaran barang haram narkoba di Pulau Madura menjadi atensi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Prof. Dr. H. Moh. Mahfud Mahmodin.


Hari ini, Kamis (19/5/2022) pagi, telah digelar “Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba” bertempat Universitas Trunojoyo Bangkalan dihadiri oleh Forkopimda Jatim, serta Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto, S.I.K turut hadir dalam giat tersebut.

Sedangkan untuk di Kabupaten Pamekasan sendiri, Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba melalui Zoom Meting digelar di Gedung Pemuda Jl. Kabupaten Kab. Pamekasan dan dihadiri oleh Wakapolres Pamekasan Kompol Azi Pratas Guspitu, para PJU Polres Pamekasan, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, anggota Lapas, Tokoh Agama, para Kepala Desa, melakukan Deklarasi.

Isi dalam Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba adalah : "Kami Masyarakat Madura menyadari bahwa narkoba bisa menghancurkan masa depan dan generasi penerus bangsa, oleh karena itu kami berikrar untuk :

1. Menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah kami serta menyatakan perang melawan narkoba.

2. Mendukung pemerintah dan aparat penegak hukum dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) sesuai dengan peraturan perundang-undangan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

3. Memajukan Kampung Kami menjadi kampung yang produktif, religius, sehat dan bebas dari Narkoba.

Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto, S.I.K melalui Kasihumas Polres Pamekasan AKP Nining Dyah Ps mengatakan, Narkoba merupakan satu dari empat hal yang bisa merusak negara yang pertama yakni terorisme, narkoba, korupsi , radikalisme. Ini perlu langkah bersama dari semua pihak untuk menanggulanginya.

Untuk memberantas Narkoba, Polres Pamekasan sudah bersinergi dan berkomitmen dengan instansi terkait dan seluruh lapisan masyarakat dalam memberantasan peredaran Narkoba di wilayah hukum Polres Pamekasan.

“Tekad kami, bersama-sama untuk memerangi Narkoba di Kabupaten Pamekasan,” ujarnya.
Terkait Laka Tol Sumo, Kapolresta Mojokerto : “Kami mengedepankan sisi Kemanusiaan…..”

Terkait Laka Tol Sumo, Kapolresta Mojokerto : “Kami mengedepankan sisi Kemanusiaan…..”

featured image
MOJOKERTO - Kecelakaan Bus Pariwisata Andriansyah di Tol Sumo KM 712+200 yang terjadi hari Senin (16/5/2022) pukul 06.15 WIB menyebabkan korban meninggal dunia dan luka berat serta luka ringan yang mendapat atensi khusus Kepolisian dalam menangani kejadian menonjol ini.

Dalam keterangannya, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan mengedepankan sisi kemanusiaan untuk mengungkap penyebab peristiwa tersebut.

"Kami mengedepankan sisi kemanusiaan termasuk memberikan perawatan secara optimal jangan sampai ada korban tambahan serta korban ringan menjadi berat,"kata AKBP Rofiq,Kamis (19/5/22)

Secara keseluruhan jumlah penumpang bus yang mengalami kecelakaan tersebut sebanyak 34 orang dari 32 orang warga Benowo Pakal Surabaya dan 2 orang sopir (Sopir Cadangan Ade dan Sopir Inti Ahmad).

"Kami ikut bela sungkawa karena saya yakin tidak ada orang mau terkena musibah dan kami akan memberikan pelayanan yang terbaik untuk korban yang menderita sakit termasuk di dalamnya pendampingan psikologis,"ungkap AKBP Rofiq.

Kapolresta Mojokerto juga mengatakan mulai kejadian awal para korban laka langsung ditangani pihak tim medis di 6 Rumah Sakit yaitu 4 di Mojokerto RSUD DR Wahidin Sudiro Husodo, RS Gatoel, RS Emma, RSUD Basuni dan RS CITRA Medika Sidoarjo serta RS Petrokimia Gresik.

"Selama dalam perawatan di Rumah Sakit, dari Urkes Polresta Mojokerto selalu memberikan pendampingan pasien,”pungkas Kapolresta Mojokerto.

Hal tersebut senada dengan keterangan Kasi Humas Polresta Mojokerto Iptu MK Umam sebelumnya saat dikomfirmasi awak media terkait terjadinya laka tunggal di Tol Sumo ini.

“Kami juga memberikan trauma healing, secara rutin melakukan pengecekan kesehatan pasien dengan berkolaborasi bersama beberapa tim medis Rumah Sakit,”kata Iptu Umam. (MK)
Kapolres Pamekasan Hadiri Giat “Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba” di Universitas Trunojoyo

Kapolres Pamekasan Hadiri Giat “Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba” di Universitas Trunojoyo

featured image


PAMEKASAN – Peredaran barang haram narkoba di Pulau Madura menjadi atensi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Prof. Dr. H. Moh. Mahfud Mahmodin.


Hari ini, Kamis (19/5/2022) pagi, telah digelar “Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba” bertempat Universitas Trunojoyo Bangkalan dihadiri oleh Forkopimda Jatim, serta Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto, S.I.K turut hadir dalam giat tersebut.

Sedangkan untuk di Kabupaten Pamekasan sendiri, Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba melalui Zoom Meting digelar di Gedung Pemuda Jl. Kabupaten Kab. Pamekasan dan dihadiri oleh Wakapolres Pamekasan Kompol Azi Pratas Guspitu, para PJU Polres Pamekasan, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, anggota Lapas, Tokoh Agama, para Kepala Desa, melakukan Deklarasi.

Isi dalam Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba adalah : "Kami Masyarakat Madura menyadari bahwa narkoba bisa menghancurkan masa depan dan generasi penerus bangsa, oleh karena itu kami berikrar untuk :

1. Menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah kami serta menyatakan perang melawan narkoba.

2. Mendukung pemerintah dan aparat penegak hukum dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) sesuai dengan peraturan perundang-undangan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

3. Memajukan Kampung Kami menjadi kampung yang produktif, religius, sehat dan bebas dari Narkoba.

Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto, S.I.K melalui Kasihumas Polres Pamekasan AKP Nining Dyah Ps mengatakan, Narkoba merupakan satu dari empat hal yang bisa merusak negara yang pertama yakni terorisme, narkoba, korupsi , radikalisme. Ini perlu langkah bersama dari semua pihak untuk menanggulanginya.

Untuk memberantas Narkoba, Polres Pamekasan sudah bersinergi dan berkomitmen dengan instansi terkait dan seluruh lapisan masyarakat dalam memberantasan peredaran Narkoba di wilayah hukum Polres Pamekasan.

“Tekad kami, bersama-sama untuk memerangi Narkoba di Kabupaten Pamekasan,” ujarnya.
Forkopimda Jatim Hadiri Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba

Forkopimda Jatim Hadiri Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba

featured image









Forkopimda Jawa Timur bersama Masyarakat Madura dan stake holder terkait, Kamis (19/5/2022) siang melakukan Deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba di Aula Universitas Trunojoyo, Kabupaten Bangkalan, Madura.





Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, Irdam V Brawijaya Brigjen TNI Tjatur Putra Gunadi, Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar dan Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Moh Aris Purnomo bersama seluruh Forkopimda Madura Raya serta seluruh elemen strategis, stake holder terkait, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda melakukan deklarasi Madura Produktif Tanpa Narkoba, yang bertujuan untuk melindungi generasi muda dari bahaya Narkoba.





Dalam kesempatan ini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengajak semua bersama-sama membangun komitmen di seluruh elemen strategis. Semua lini harus membangun komitmen untuk bisa memberikan perlindungan terhadap anak-anak kita, generasi penerus kita dan seluruh warga bangsa.





"Karena kita berada di Jawa Timur maka tentu perlindungan kepada warga Jawa Timur menjadi tanggung jawab kami semua," ucap Gubernur Jatim.





Selain itu, Khofifah juga merespon pesan yang disampaikan oleh dua Siswa SMPN 2 Bangkalan, melalui puisi. Dalam puisi tersebut menyampaikan harapannya kepada para pejabat tinggi di Jawa Timur dapat melindungi generasi muda daro bahaya narkoba.





"Itu tidak sekedar puisi, tapi itu adalah pengharapan dari anak-anak Jawa Timur, bukan hanya anak-anak dari Bangkalan. Kebetulan saja deklarasinya hari ini di Madura Raya. Bagaimana bersama-sama kita mewujudkan Madura produktif tanpa narkoba," tandasnya.





Gubernur Jatim juga menyampaikan sudah mendapatkan informasi dari Kapolda Jatim bahwa berikutnya akan ada proses deklarasi yang sama dengan membangun komitmen yang sama dengan berbagai elemen strategis masyarakat.





"Jadi kalau kita Say No To Drugs dan kita berharap bahwa betul-betul bisa membangun kehidupan tanpa narkoba. Produktivitas bisa lebih bagus pasti masyarakat juga makin sehat dan seterusnya maka komitmen di seluruh elemen menjadi sangat penting," paparnya.





Deklarasi penting karena itu bangunan komitmen, kemudian ditandatangani. Tetapi bahwa Action Plan lebih penting lagi. Oleh karena itu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berpesan kepada teman-teman jurnalis untuk bersama-sama punya tanggung jawab, untuk bisa memberikan perlindungan terbaik bagi anak-anak di negeri ini. Tentu karena kita di Jawa Timur kita bangun keliling terbaik di Jawa Timur.





"Tadi juga dari video, kita memberikan apresiasi yang luar biasa bahwa pada proses monitoring dari narkoba yang masuk ke Jawa Timur, saya rasa dari video tadi kita melihat betapa sesungguhnya kesigapan dari Reserse Narkoba Jawa Timur melakukan proses monitoring," tandasnya.





"Pasti proses monitoring narkoba itu dari titik pelabuhan ke titik pelabuhan dan seterusnya Itu luar biasa, bisa dilakukan dengan pengungkapan pengungkapan terbanyak, ini prestasi yang luar biasa, terima kasih pak Kapolda dan seluruh jajarannya," tambahnya Gubernur Jatim usai melakukan Deklarasi.





Gubernur juga berpesan, untuk semua masyarakat Jawa Timur ikuti semangat yang kuat dari jajaran Polda Jawa Timur dengan komitmen yang kuat dari kita semua, menjaga diri kita, keluarga kita, lingkungan kita semua supaya terhindar dari penyalahgunaan narkoba.





Lebih lanjut Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menambahkan, deklarasi yang dilaksanakan ini merupakan momentum awal dalam rangkaian program Pemerintah dan Stakeholder terkait.





"Perlu upaya secara berkesinambungan dan komprehensif dalam memberantas Narkoba untuk menyelamatkan generasi muda sebagai tumpuan Negara," ujar Kapolda Jatim saat memberikan sambutan.





Selain itu, Irjen Pol Nico Afinta juga mengatakan, dari data pengungkapan kasus di Jawa Timur dari bulan Januari sampai Maret 2022 ada sebanyak 11.000 kasus, Kemudian khusus di wilayah Bangkalan Sampang, Pamekasan, Sumenep. Ada 143 kasus, dari Januari sampai Maret 2022. Sehingga dari data ini maka jelas ada narkoba di sekeliling kita.





"Ada tersangka yang ditangkap, diungkap dan ada yang jadi korban. Maka pemerintah membuat undang-undang itu landasan bagi unsur penegak hukum maupun unsur terkait di dalam melakukan upaya pencegahan maupun penegakan hukum," tandasnya.





Dalam kegiatan masyarakat dari berbagai elemen strategis dan Forkopimda Jatim serta Forkopimda Madura Raya melakukan pembacaan serta penandatanganan Deklarasi Madura produktif tanpa Narkoba.





Usai melakukan kegiatan tersebut, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mendapat kejutan sebuah tumpeng yang bertuliskan "Selamat Ulang Tahun Gubernur Jawa Timur", dan Kapolda Jatim menyambutnya dengan menyanyikan lagu selamat ulangtahun untuk Gubernur Jatim.

banner